Sabtu, 29 Januari 2011

Aku Menunggumu cerpen by(Tiffani Permatasari)

Ku pejamkan mata malam itu, ditengah gelegar petir dan dentikan hujan deras di luar. Namun masih terasa sulit aku terlelap, kelopak mata ini gemetar, seakan menolak ku pejamkan. Akhirnya terpaksa aku akhiri perjuanganku menembus alam mimpi. Ku terbangun dari tempat tidurku, bergegas duduk dikursi samping tempat tidurku dengan menatap cermin. Tak ada rasa takut saat itu, padahal guntur terus menggelegarkan amarahnya. Tak terasa aku tertidur dikursi dengan wajah yang tertopang dimeja hingga adzan subuh berkumandang. Ku akhiri semua mimpi, bergegas bersihkan diri dan shalat subuh. Setelah selesai, tiba-tiba pertanyaan itu kembali terngiang ditelingaku "Aku mohon. . . Katakan kau membencinya". Huft. . . Hati ini gemetar saat mengingat itu. 2 hari berlalu, dengan pertanyaan-pertanyaan yang menyayat kalbu, yang patahkan semua rasa rindu. Akhirnya ku tekadkan dalam hati, "Demi makhluk Tuhan yang tak berdosa nanti, ku ikhlaskan dia membenciku karena kemunafikanku". Kalimat itu yang terus ku lantunkan dipikiranku. Tepat tanggal 20 Januari 2010, ku bergegas pergi menemui Remi dikantornya. Dengan hati yang gelisah gak karuan, dengan tetes mata yang terus membendung dikelopak mataku, dengan rasa perih sekaligus sesak didadaku, aku terus ucapkan "Aku bisa Meski akan terluka". Tak kuasa ku menyetir mobil sendiri, karena jari-jariku terus bergetar. Akhirnya ku naik taxi. Sesampainya di depan kantornya, tiba-tiba tekadku melemah, rasanya tak sanggup ku pijakkan kaki menuju hadapannya. Tapi tetap saja aku harus melupakannya, aku langkahkan kaki dengan menahan air mata. Setibanya direceptionist, ku tanyakan ruangan Remi. Setelah itu ku teruskan langkahku untuk menemuinya, namun belum sampai ku di depan ruangannya, ku lihat sosok Remi yang begitu ku rindukan, tengah berdiri di depan karyawannya. Entah sedang apa, aku gak tahu. Huft. . . Tak mampu ku angkat kaki untuk melanjutkan langkah, rasanya lemas sekali, ingin saja aku berlari dan memeluk erat raganya, namun aku gak bisa. Ingin saja ku berdiri tegar dihadapannya, dan katakan "Aku merindukanmu" dengan tersenyum, tapi gak mungkin. Jantungku berdegup tak beraturan, tak sanggup melihat raut wajah kehancurannya, ketika aku harus katakan "Aku membencimu". Bagaimana mungkin, setelah sekian lama tak jumpa, tiba-tiba aku hadir dan katakan semua itu. Terdiam sebentar menatap sosok itu, tiba-tiba ada karyawan menyapaku "mencari siapa mbak ?", "A. . .aku. . . gak cari siapa-siapa koq, maaf permisi" jawabku gugup dan bergegas kembali, karena aku tak mungkin mengatakannya, sedang air mata tak sanggup lagi ku tahan. Belum jauh aku pergi meninggalkan kantor. Kalimat "Aku harus katakan sekarang, sebelum rindu semakin menumpuk, dan sebelum luka membusuk". Akhirnya ku berpikir "jika aku tak mampu mengatakan dihadapannya, kenapa tak lewat telpon saja ?". Akhirnya ku ambil Hp di dalam tasku, mulai ku mencari namanya DERI. . . Ya Deri. . . Nama yang pernah kami siapkan untuk anak kami kelak, jauh sebelum pernikahannya, yang belum sempat aku edit. Mulai aku memanggil. . . 2 panggilan tak terjawab, mungkin dia sibuk, tak sempat dia angkat. Ketika panggilan ke 3 akhirnya dia angkat. "Assalammualaikum. . ." "walaikumsalam Dev. . ." "kok kamu tahu ini aku ? Padahal nomorku udah ganti loh" jawabku dengat terkejut "suaramu masih khas ditelingaku, kemana aja kamu ? Kenapa gak pernah menghubungiku, aku kangen sama kamu" suaranya sedikit lirih. "aku juga. . ." jawabku pelan. "bagaimana ka. . ." "bagaimana pernikahanmu ?" tanyaku memotong kalimatnya. Tak ada jawaban waktu itu, yang terdengar hanya pijakan langkah kaki, entahlah dia mau kemana. "kenapa diam ?" tanyaku ulang. "tak seindah bersamamu. . ." jawabnya lirih sekali, diiringi suara hembusan angin. Pikirku dalam hati, aku gak bisa terlalu lama berbasa-basi. Belum sempat ku ucapkan, telponnya putus. Mungkin gangguan singnal. Sempat ku lihat ada seorang pria berdiri diatas gedung lantai teratas, beberapa detik setelah telponnya terputus. Pikirku "untuk apa pria itu disana seperti menggenggam hp yang sedang mencari signal, gak takut jatuh apa ? Mungkin broken heart kali, terus mau bunuh diri. Uh dasar bodoh kalau emang begitu". Lama sekali telponku gak nyambung-nyambung. "Signalnya gak ngedukung nih" kataku dalam hati, "lewat sms aja kali ya ? Daripada lama-lama, nanti malah terlambat". Akhirnya aku mulai mengetik SMS. "Re, sebenernya aku pengen ngomong langsung, tapi signalnya gak ngedukung, jadi lewat sms ja ya, aku cuma pengen bilang, AKU BENCI SAMA KAMU ! ! ! DAN AKU PENGEN KAMU LUPAIN AKU, KAYAK AKU LUPAIN KAMU." setelah beberapa menit ku kirim, akhirnya terkirim juga. Waktu itu dia gak ngerespon apapun, aku bergepas pulang, walau hati seperti teriris, jiwa seperti tersayat, tapi aku sadar, cepat atau lambat semua harus terakhiri. Belum sempat aku berhentikan taxi di depan kantornya, aku lihat ramai, ada banyak orang yang sedang berkerumun. Entah apa yang sedang mereka lihat ?. Dengan rasa penasaran, aku mencoba mendekati kerumunan itu. Aku semakin ingin tahu, sebelum aku dekat dengan kejadian itu, aku tanyakan pada salah seorang yang akan pergi setelah berkerumun. "Ada apa ya mas ? Kok rame " tanyaku penasaran. "Ada orang jatuh mbak dari lantai paling atas.". "bunuh diri maksudnya ?"."kurang tau juga mbak" "pasti pria itu !" kataku dihati. Tapi anehnya, kenapa saat aku tahu ada yang terjatuh, hatiku terasa sakit sekali, dag dig dug detak jantungkupun semakin kencang, perasaan tak nyaman terlintas dipikiranku. Padahal aku tak tahu siapa dia. Semakin penasaran ku coba mendekatinya. Dan ternyata, jauh dari dugaanku, ku lihat sosok pria yang sangat dekat denganku, tergeletak tak berdaya dihadapanku, sambil menggenggam erat hpnya. Aku lemas sekali melihatnya, semakin dekat, semakin tak kuasa aku berdiri. Ku angkat kepalanya ke atas pahaku, ku topang dia, dengan menatap perih batinku, ku lihat darah bergelinang disekitarnya, tak sanggup aku ingin memeluknya, ku belai pipinya dengan jemariku. Aku berharap ini mimpi, tapi rasa sakitnya, membuatku yakin ini kenyataan. Belum sempat ambulance datang, dia menatap tajam mataku, sambil berkata "jika nanti aku mampu bertahan, hanya ada satu alasan, KARENA AKU SELALU MENUNGGUMU" Nafasnya tak beraturan, tak lepas tatapanku dari sorot matanya, yang seakan berharap aku ada disampingnya, itu yang aku rasakan. Ku genggam erat jemarinya, tapi ambulance belum juga datang, padahal baru sebentar, namun terasa lama sekali, aku takut dia pergi, aku harus kehilangannya lagi, apa lagi untuk selamanya, AKU GAK SIAP ! ! !. Selang beberapa detik sebelum ambulance datang, ku lihat dia menghembuskan nafas terakhirnya diiringi detak jantung penghabisannya. Hanya satu kata yang mampu ku Teriakan sambil memeluk erat raganya, seakan ku tak mau melepasnya "TIDAAAAAAAAAAAKKK. . . .!" riak tangis tak mampu ku tahan, entah apa rasanya saat itu, semua bercampur dalam angan tak menentu. "semua ini salahku !" gentak ku dalam hati. Setibanya dirumah sakit, ku lihat shinta buru-buru mendekati Remi, dengan nafas tak karuan, dia terus menangis. Ada kebencian ketika menatapku, namun hanya tangis yang dia ekspresikan. Tak lama setelah dia memeluk jasad Remi. Tiba-tiba dia kesakitan sambil memegang perutnya, dan aku mencoba menahannya agar tak terjatuh, namun dia menolak bantuanku. Susterpun bergegas menolongnya. Aku hanya bisa melihat kesakitannya dari kejauhan, tapi aku menunggu di depan ruang UGD, khawatir dengan keadaan Shinta. Diiringin kesedihan atas kepergian cinta yang selalu ku rindu, aku terlelap dalam kekhawatiran. Beberapa saat aku menunggu, ku dengar suara khas tangis bayi saat baru dilahirkan, setelah itu dokterpun keluar dari ruang UGD tersebut. Langsung saja ku mendekati dokter itu. Ku lihat raut wajah yang tenang waktu itu sambil berkata "kamu saudaranya ?". "bu. . . Bukan dok, saya sa. . . Sahabat suaminya". "suaminya mana ?". Terdiam aku sejak dan ku katakan "meninggal barusan dok". "saya ikut berduka, tapi sanak saudara lainnya ada ?"."mereka sibuk dok". "oh. . . Sebenarnya ada hal penting yang harus disampaikan mengenai ibu shinta". "beritahu saya dok, biar saya yang nanti menyampaikan ke keluarganya". "baiklah. . . Ibu shinta telah melahirkan bayi laki-laki, tapi sayangnya. . . .". "Ada apa dok ? Katakanlah. . . .". "Ibu Shinta tak bisa bertahan setelah melahirkan, saya ikut berduka". "jadi. . . Shinta meninggal dok ?" tanyaku lirih. . . Dan dokterpun hanya mengangguk dengan memejamkan mata, tanda ia ikut bersedih. Ku lihat bayi mereka terlelap diruangannya, ku tatap penuh rasa sedih. "ya Allah. . . . Betapa kasihannya bayi itu, sendiri disaat dia membutuhkan belai kasihsayang ke dua orang tuanya. . . Dan semua itu karena, jika saja aku berani mengatakan dihadapannya, mungkin takan begini jadinya." satu hari setelah kepergian Remi dan Shinta, aku bersumpah "aku akan menjaga anak mereka, hingga kelak anak ini dewasa, sebagai ucapan maaf terhadap Shinta, dan sebagai ganti rasa cintaku terhadap Remi". Tak pernah ku beritahu keluarga mereka tentang kehadiran cucu mereka, ketika aku tahu, mereka tak tahu mengenai kehamilan Shinta, keluarga merekapun hanya datang ketika acara pemakaman Shinta dan Remi. Pemakaman tersebut diiringi riak tangis keluarganya, dan aku hanya bisa melihat dari ke jauhan. Karena aku tak mau merusak suasana, dengan adanya aku disana, keluarga Remi takan diam, mungkin mencaci dan mengusirku pergi. Setelah kejadian itu. Kini aku tak lagi sendiri, tak lagi merasa kesepian. Meski kadang ada perih ketika menatap wajah anaknya, namun aku yakin ada cinta disenyuman anaknya yang mirip dengan senyumannya. Bersambung. . .

backstreet boy :*

Even in my heart I see
You’re not bein’ true to me
Deep within my soul I feel
Nothing’s like it used to be
Sometimes I wish I could turn back time
Impossible as it may seem
But I wish I could so bad baby
Quit playin’ games with my heart

Chorus
Quit playin’ games with my heart
Before you tear us apart
I should’ve known from the start
Before you got in my heart

I live my life the way
To keep you comin’ back to me
Everything I do is for you
So what is it that you can’t see
Sometimes I wish I could
Turn back time, impossible as it may seem
But I wish I could so bad
You better quit playin’ games with my heart

Chorus

Quit playin’ games
Baby, baby the love that we had was so strong
Don’t leave me hangin’ here forever
Oh baby, baby this is not a lie, let’s stop this tonight

Baby, quit playin’ games
Sometimes I wish I could
Turn back time, impossible as it may seem
But I wish I could so bad, baby
Quit playin’ games with my

♥ Karakter orang dirumah

Karakter orang dirumah :) loh ? hhe 

Papa : Suka ngelucu, peduli sama aku ,sayang sama aku, dan yang baik nya lagi papa selalu menuruti apapun keinginan aku :) begitu juga aku yg selalu membutuhkan kasih sayang seorang ayah :) 
Mama : Suka berburu tikus dirumah ,mama paling gak bisa liat hewan itu ada di rumah ,hewan itu hrs segera di basmi ,mama juga kadang sering marah tp marah nya mama ke aku dan kk ,adek ku karna mama sayang sama aku ,ya bgitu juga aku sayaaaaaaaaaaaang sm mama :*
Kak Rizky : Suka buat aku kesel gara-gara suka mainin rambut aku, tapi sosok kk ku satu ini paling humoris ,tekun ,paling seneng pelajaran matematika,taat beribadah ,terus kk ku satu ini suka manggil aku anyiiiiiiiii hhe .langgeng ya sama  kak Aldita.  sukses buat kuliah nya .nanti terusin perjalanan papa sebagai dokter spesialis pnyakit dalam seluruh dunia ya .amin :)
Dek Izar : yang satu ini suka cemberut kalo gak di beliin mainan sm mama ,trus suka berantem sama aku ,hhe :) trus manja sama mama ,pokoknya kalo apa" serba ngaduin nya ke mama ,mama jadi marah nya ke kita deh hhe :) dek jangan keseringan cemberut ya .heeek
Nadia : Sering nemenin aku kemana aja dah ,ke supermarket,ke ini la ,itu la ,pkok nya selalu ada buat aku .
makasih ya saudara angkatku :) langgeng ya sama kak Marcello Lekati Zay :)


LOVE YOU SO MUCH FANI'S FAMILY .

kalo aku ? :) hhe sayaaaaaaaaaaaaaaaaaaaang mama ,papa ,kk, adik ,nadia :* iloveyou .♥ 
kalo emang iyo please show your love yaaa :) (y)

Jumat, 28 Januari 2011

Cut Nyak Dien

Cut Nyak Dien 2   
 pas latdis ,
Tiffani Permatasari
Chyntia Syarly A
Cindy Safira
Tia 
Yolanda Davinora
Kartika Lutfiana
Nindi Artha Della
Felia
Dina Agustiana

Cut Nyak Dien 15
Pas rolling ke-2
Tiffani Permatasari
Desty Alisha P
Geovinna 
Talitha Apsari
Dwita Marcella
Dwiagatha M
Siti Shalihah
Priska T
Yolanda Davinora

Cut Nyak Dien 6
Pas rolling ke-3
Tiffani Permatasari
Alia Zaharani U
Yolanda Davinora
Firya Qurratu'ain
Geovanni Karilla A
Meitry Firdha 
Reni Oktavianti
Lia Muslichah
Sarayati Khairunissah
Mirza Amrina


Cut Nyak Dien 9 
Pas rolling ke-4
Tiffani Pematasari
Aliya Shabrina
Rabi'ah
Amina Raisa
Gamma Ade P
Dinda R V
Revianti Anriz
Amelia Mahmuda
Kartika Lutfiana
Shinta Handayani

i can't forget my best in the Cut Nyak Dien :) (y)




Kamis, 27 Januari 2011

know .i'm waiting someone

Tepat nya hari ini ,aku kembali bertemu sosok lelaki yg pernah datang di kehidupan ku didepan ruang 6 ,sudah 3 hari ini aku tidak ada berkomunikasi lagi dengan nya ,ya aku berusaha melupakan sosok lelaki itu ,tapi aku gak bisa ,aku sayang sm dia walaupun dia bukan milik aku ! arrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrggggggggghhhhhhhhhhh

Apa aku harus ,menerima seorang yang menjadi takdir ku ?
Apa aku harus ,menerima seorang yang mencintaiku ?
Atau aku harus mencari lelaki yang aku cintai ?
Saat ini aku belum tau ,apa yg harus aku pilih !
Setiap orang yang menjadi takdir ku ,pasti hanya menyia”kan ku ,tidak memimpinku dan hanya ingin menampangkan kata STATUS 
apa itu yg harus aku pilih  ?(tidak mungkin)
Setiap orang yang mencintaiku ,hanya bisa membuat aku bersedih melihat tingkah dan sifat nya yg tidak bisa di tebak ,yang awal nya cinta ternyata tidak punya ketulusan dan  hanya memandang fisik !
 apa ini juga yg harus aku pilih ?
Setiap orang yang aku cari dan aku cintai ,pasti akan pergi dari kehidupan ku secara mendadak walaupun ia juga menyanyangiku  ! ,apa ini juga yg harus aku pilih ?
Aku bingung ,harus pilih yg mana ,semua yg tertera di atas tidak adil untuk ku .
aku pengen nya ,aku mencari orang yang aku cintai saja ,dan aku juga menginginkan sosok itu tulus menyanyangiku .amin (y)
i’m waiting someone (y) ,i want get love .please god 
aku yakin pasti ada :) 

Minggu, 23 Januari 2011

happy birthday happy birthday happy birthday happy birthday happy birthday happy birthday happy birthday happy birthday happy birthday happy birthday happy birthday happy birthday happy birthday happy birthday happy birthday happy birthday happy birthday happy birthday

Happy birtday for you :) 25 januari 2011 RRP

Kamis, 13 Januari 2011

misjudge -,-

aku beranggapan bahwa sosok perempuan yang selama ini aku puji .ternyata tidak secantik apa yang ia punya .
perempuan hanya bermodalkan cantik tapi hati nya tak cantik seperti wajah nya .
pertama aku kenal sosok perempuan itu aku yakin perempuan ini hati nya secantik wajah nya .
tapi tak ku sangka perempuan itu punya 1 kepribadian yang merusak ke cantikan nya itu .
aku pun sadar sosok perempuan ini tidak layak di katakan cantik suatu saat atau kapan saja ke cantikan nya bisa saja di tarik dalam sekejap oleh allah .swt
mulut perempuan itu bagai kan harimau yang kelaparan ,menegur orang dengan tidak sopan .
orang yang cantik itu tidak mempunyai sikap dan sifat seperti itu ,layak nya perempuan yang tau sopan santun ,di depan lelaki maupun orang lain pasti mempunyai sikap sederhana .baik terhadap orang .
aku benar" tidak menyangka sosok perempuan tersebut ternyata sangat tidak bermoral hanya bermodal tampang
semoga pintu hati perempuan itu di buka oleh allah :) amin .

Selasa, 04 Januari 2011

Nuansa serba pink :)

tadi di kamar sepupu aku serba pink :p
tapi bagus kok ,aku jg suka .
lho kok ?

bondan -kita selamanya :) maklumi blog GJ

eiyo… it’s not the end, it’s just beginning
titz:
ok… detak detik tirai mulai menutup panggung
tanda skenario… eyo… baru mulai diusung
lembaran kertas barupun terbuka
tinggalkan yang lama, biarkan sang pena berlaga
kita pernah sebut itu kenangan tempo dulu
pernah juga hilang atau takkan pernah berlalu
masa jaya putih biru atau abu-abu (hey)
memori crita cinta aku, dia dan kamu

santoz:
saat dia (dia) dia masuki alam pikiran
ilmu bumi dan sekitarnya jadi kudapan
cinta masa sekolah yang pernah terjadi
dat was the moment a part of sweet memory
kita membumi, melangkah berdua
kita ciptakan hangat sebuah cerita
mulai dewasa, cemburu dan bungah
finally now, its our time to make a history

reff:
bergegaslah, kawan… tuk sambut masa depan
tetap berpegang tangan, saling berpelukan
berikan senyuman tuk sebuah perpisahan!
kenanglah sahabat… kita untuk slamanya!

satu alasan kenapa kau kurekam dalam memori
satu cerita teringat didalam hati
karena kau berharga dalam hidupku, teman
untuk satu pijakan menuju masa depan

lezz:
saat duka bersama, tawa bersama
berpacu dalam prestasi… (huh) hal yang biasa
satu persatu memori terekam
didalam api semangat yang tak mudah padam
kuyakin kau pasti sama dengan diriku
pernah berharap agar waktu ini tak berlalu
kawan… kau tahu, kawan… kau tahu kan?
beri pupuk terbaik untuk bunga yang kau simpan

back to reff:

bridge:
bergegaslah, kawan… tuk sambut masa depan
tetap berpegang tangan dan saling berpelukan
berikan senyuman tuk sebuah perpisahan!
kenanglah sahabat…

go on vocation ;)

holiday :)

Sabtu, 01 Januari 2011

♥ keluarga ku :)

salah satu inspirasi dalam hidup ku adalah keluarga ku ,ya ada papa yang selalu berkata bahwa dia sangat menyayangiku .
ada mama juga yang selalu memarahi ku di saat aku berbuat kesalahan tapi mama adalah salah satu ibu yang sayang mencintai aku dan saudara" ku ,
ia ibu yang paling mengerti aku dan saudara ku ,ya bisa disebut kasih sayang ibu ke anak lebih dari apapun :)
sosok ayah ku yang bekerja sebagai dokter di salah satu rumah sakit terbesar di palembang sumatera selatan ini yaitu rumah sakit moehammad hoesin ,sebagai dokter spesialis penyakit dalam :) juga tidak lain sebagai dosen FK (fakultas kedokteran) di universitas sriwijaya palembang .
ayah ku sosok lelaki yang sangat bertanggung jawab di rumah dan menjadi pemimpin(imam) di rumah jg setia menemani ibuku menafkahi kami berempat untuk menjadi anak yang sukses amin :)
kakak ku yang sekarang menduduki bangku kuliah ini bernama M.Rizky Felani dan adik laki" bungsu ku yang bernama M.Ifzar Akbari ini duduk di bangku smp ,yang bersekolah di SMP kusuma bangsa dan aku sendiri yang duduk di bangku SMA Plus N 17 palembang .
aku sekarang wajib tinggal di asrama hanya bisa pulang pada hari sabtu dan minggu ,yang sering menjemputku itu sopir kadang kala ibuku sendiri yang sering menjemput ku .
ya tidak ada orang lain yang bisa menjemputku untuk pulang ke rumah ,aku malah pernah pulang sendiri bersama sahabat ku ,ya tidak lain bernama Nadia Septiffany,kami berdua pulang menunggu bus kota yang berwarna kuning KM.5 plaju ,wah asap rokok menghapiri ketika kami menaiki bus yang panas ini ,kami hanya berdiri tak ada kursi yang kosong dari kejauhan aku melihat banyak pengamen yang bernyanyi di angkutan kota .
ya mungkin itulah penghasilan mereka ,10 menit berdiri ada seorang ibu" yang ingin turun dari bus kota ini ,hingga ia menyuruh aku dan sahabat ku untuk duduk di bangku bekas ia duduk tadi,nah setelah ini kami tepat sampai di dekat jembat penyebrangan ke arah internasional plaza palembang ini ,waj kotor sekali kota palembang dari atas tempat penyebrangan ini ,aku ke internasional plaza ini hanya berdua cuma untuk membeli sepatu yang ingin kupakai pada saat pesta di sekolah ,
ya itung" punya uang sedikit jadi bisa aku beliin barang berupa sepatu yang harganya hanya Rp.40.000 ya banyak si uang segitu bisa buat jajan aku di sekolah selama 3-4 hari .
setelah membeli sepatu tadi aku serta sahabatku bergegas pulang menaiki jembatan penyebrangan lalu menaiki bus kota plaju pusri .kisahku bersama sahabat demi keluarga

Hachiko a dog story

Pada bulan Januari 2010 akan diluncurkan film yang sangat menyentuh hati, terutama bagi Anda para pecinta anjing. Judulnya adalah HACHIKO: A DOG’S STORY yang diperankan oleh Richard Gere. Film ini merupakan re-make dari film aslinya, Hachiko Monogatari tahun 1987.
Diangkat dari kisah nyata kehidupan Hachiko, seekor anjing ras Akita asli Jepang. Hachiko lahir bulan November 1923 di Odate, Jepang. Tahun 1924, Profesor Hidesaburo Ueno yang mengajar di bidang pertanian membawanya ke Tokyo dan memelihara Hachiko. Setiap hari mereka selalu pergi bersama-sama. Hachiko selalu menemani Profesor Ueno ke stasiun kereta Shibuya untuk pergi mengajar di kampus, dan pada sore hari Hachiko kembali datang ke sana untuk menanti majikannya pulang.
Pada bulan Mei 1925, Profesor Ueno terserang stroke fatal saat mengajar, ia pun meninggal dunia. Hachiko yang tidak mengetahui hal itu tetap datang menjemput majikannya di stasiun Shibuya dan menunggu dengan sabar meskipun Profesor Ueno tidak akan datang lagi.
Akhirnya istri Profesor Ueno memberikan Hachiko ke saudara untuk dirawat, tetapi Hachiko selalu melarikan diri dan datang kembali menunggu kehadiran Profesor di depan stasiun Shibuya setiap sore. Lama-kelamaan, pengguna kereta yang lain mulai memperhatikan kehadiran Hachiko yang selalu ada di sana pada jam yang sama, yaitu jam kedatangan kereta sore. Mereka sebelumnya sudah sering melihat Hachiko, mereka tahu bahwa Hachiko adalah anjing milik Profesor Ueno. Akhirnya mereka pun merasa kasihan dan memberikan makanan dan minuman bagi Hachiko selama ia menunggu.


Hachiko terus menunggu kedatangan Profesor Ueno setiap sore sampai 10 tahun kemudian. Akhirnya pada tahun 1935, Hachiko pun meninggal di depan stasiun Shibuya, tepat saat kedatangan kereta sore, di tempat di mana ia selalu setia menunggu Profesor Ueno untuk pulang bersama.
Pada bulan April 1934, Pemerintah Jepang mendirikan patung Hachiko yang terbuat dari bahan perunggu tepat di depan stasiun Shibuya sebagai perlambangan kesetiaan seekor anjing kepada majikannya. Namun pada masa PD II, patung tersebut dilebur untuk keperluan perang. Akhirnya pada tahun 1948, Takeshi Ando, yang merupakan anak dari seniman pembuat patung Hachiko yang pertama, kembali membuat patung tersebut.

Richard Gere nge fans banget jadi ny aku sama ni orang :)

Pesta Putih Hitam (PPH 2010/2011)

SMA Plus 17 Palembang punya pesta yang namanya PESTA PUTIH HITAM buat kegiatan habis semester ganjil sama genap hhi :)




baju nuansa putih hitam serta tema western hhe :)

Happy new year

hari ini tanggal 01 Januari 2011 aku ada rencana jalan sama mama ,adek ,sm kk .ke mall palembang ini sih nggak kemana".
tadi malem pas tepat jam 12 orang di luar pada ricu ngerayain tahun baru ,pake maen kembang api sm ngelempar percon
gara" ricu sampe" aku kebangun ngeliat kalo tadi malem pas aku bangun udah tepat jam 12 ,aku baca sms dari temen aku yang bilang "Happy new year guys"ya aku bales Happy new year too guys ,udah kebangun dari ricu ny orang yang maen percon di depan rumah aku ,ya aku bangun aja buat sms ke temen aku buat bilang Happy new year all hhe ,susah buat tidur lagi jadi aku usahain buat keluar rumah sama sepupu aku ,pas baru ngintip ke jendela banyak sampah bekas percon orang ,ih rese ni orang buang sampah di rumah orang ,mendingan aku tidur lagi aja daripada mungutin sampah orang malem" .
pas bangun pagi" mama aku bilang kalo hari senin aku sama mama,adek,sepupu aku jg kita liburan ke jakarta haha asik banget dah ,stres di asrama gembira liburan di tahun baru
semoga di tahun 2011 ini aku sama keluarga besar aku ,sahabat aku Nadia Spertiffany jadi yang lebih baik lagi dari tahun sebelum nya :) amin ya.
buat sahabat aku dulu Fadhilah Puteri Tandia sumpah aku kangen makan bareng ,jalan bareng sama kamu ,trus kangen denger cerita kamu .pkk ny semua ny deh
kalo kamu baca blog aku yang judul nya Happy new year ini sms aku ya ,ato nggak telpon aku :)